Hubungan Faktor-Faktor Sosial Produsen Dengan Penerapan Teknologi Pembuatan Telur Asin Di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah

S. R. Siahaan, W. Sumekar dan T. Dalmiyatun

Abstract


ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan teknologi bahan pemeraman dalam pembuatan telur asin di Kabupaten Brebes, mengetahui penerapan teknologi bahan pemeraman telur asin berdasarkan faktor-faktor sosialnya dan untuk mengetahui hubungan faktor-faktor sosial dengan penerapan teknologi pembuatan telur asin. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 1-28 Januari 2017 di Kabupaten Brebes Jawa Tengah. Lokasi ini dipilih karena merupakan sentra telur asin di Jawa dan merupakan produk khas dari Brebes. Metode yang digunakan adalah metode survei. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara menggunakan kuesioner. Metode penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel 46 orang berdasarkan pertimbangan produsen telur asin yang bersertifikat PIRT dan aktif. Analisis data yang digunakan adalah analsisis deskriptif dan analisis korelasi rank spearman. Sebagian besar produsen menerapkan bahan pemeraman telur asin seperti air, garam, batu bata, abu gosok dan tanah liat. Sebagain besar produsen yang menerapkan bahan tersebut beumur 40-49 tahun, memiliki pendidikan sampai tingkat SMA, dengan pengalaman 6-10 tahun, pendidikan non formal dengan frekuensi rendah, motivasi yang sangat baik dan tingkat kosmopolitan yang cukup. Faktor sosial yang berhubungan secara signifikan dengan penerapan teknologi bahan pemeraman telur asin adalah umur dan motivasi.

 

Kata kunci: Faktor - faktor sosial, penerapan teknologi dan telur asin


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.47728/ag.v35i2.210

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.