Analisis Usahatani Bawang Daun (Allium fistulosum, L.) Melalui Penjualan Sistim Tebasan di Desa Candi Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang

Fermanto, Karyadi, dan Saparto

Abstract


ABSTRAK

            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan, kelayakan usaha, serta pengaruh biaya sarana produksi dan tenaga kerja terhadap pendapatan petani bawang daun dengan penjualan sistim tebas. Penelitian deskriptif dilakukan melalui sampling dengan metode stratified random sampling berdasarkan luas lahan usaha, data diperoleh dengan wawancara dan observasi. Analisis data menggunakan perhitungan biaya produksi, penerimaan dan pendapatan.  Kelayakan usaha menggunakan R/C ratio, BEP dan ROI. Pengaruh biaya sarana produksi dan tenaga kerja terhadap pendapatan menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian : Rata-rata pendapatan Rp. 36.931.005,-/ha/musim tanam; kelayakan usaha R/C ratio = 1,90; BEP(Rp)= Rp.3.853,-/kg (riil Rp.7.250,-/kh); BEP(Q)=6.258 kg (riil 10.532 kg); ROI = 90%. Ada pengaruh yang sangat nyata (P<1%) dari biaya sarana produksi dan tenaga kerja terhadap pendapatan usahatani bawang daun (Y = -88.743.117 + 139 X1ns + 8,745 X2** - 0,063 X3ns + 2,050 X4**; P<1%, Radj2= 0,994).  Kesimpulan : Usahatani bawang daun melalui sistim tebasan menguntungkan dan layak diusahakan serta secara simultan ada pengaruh yang sangat nyata biaya sarana produksi dan tenaga kerja terhadap pendapatan daun bawang. Secara parsial hanya biaya pupuk dan tenaga kerja yang berpengaruh terhadap pendapatan.

 

Kata kunci : Analisis, usahatani, daun bawang, sistim tebasan


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.47728/ag.v39i2.335

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.